Cerita Mistis Dan Seram : Dihantui Sosok Mendiang Istri Agen Properti Menyeramkan - Cerita ini bercerita mengenai seseorang agen property bernama Sarwan. Sarwan merupakan seseorang agen property sukses. Ia dapat menarik banyak pelanggan untuk beli rumah yang ia menawarkan. Sarwan merupakan orang yang ramah serta periang. Tetapi belakangan ini, sikap Sarwan mendadak beralih keseluruhan. Sarwan berubah menjadi seseorang yang pemurung, senang melamun serta menarik diri dari pergaulan. Sarwan berubah menjadi tidak kemauan dalam bekerja. Tiap-tiap mendapatkan telephone dari client wanita, sarwan tetap mengubah telephone ke rekan-rekan yang ada di sekelilingnya. Jika tidak ada rekan yang bersedia mengusung, Sarwan pada akhirnya tutup teleponnya. Direktur dari agen property juga geram besar lihat tingkah laku anak buahnya. Bosnya merekomendasikan supaya Sarwan berhenti bekerja jika sudah tidak kemauan untuk bekerja. Kepala agen property pada akhirnya memerintah Trisno untuk mengatasi client Sarwan yang hampir deal. Client itu sejumlah 3 orang. Ke-3 client Sarwan telah siap untuk transfer DP Rumah.

Tetapi mendadak, beberapa waktu sesudah client berjanji akan transfer DP, ke-3 client Sarwan mendadak membatalkan pembelian rumah. Argumen yang dikasihkan juga berbagai macam, dari mulai keluarga mereka kurang nyaman dengan lingkungannya, uang yang akan dipakai digunakan untuk beli keperluan lainnya yang lebih menekan, hingga sampai ada rumah lainnya yang sangat baik dari sisi lingkungan serta harga. Trisno coba mencari tau lebih detil kenapa ke-3 client Sarwan mendadak membatalkan transaksi pembelian rumah. Sesudah ditekan lebih jauh, Trisno temukan argumen kenapa client klien itu tidak jadi beli rumah. Serta yang lebih mencengangkan lagi, argumen ketiganya merupakan sama.
Mereke menceritakan jika mereka mendadak punya mimpi tinggal didalam rumah baru. Waktu tinggal didalam rumah baru, mereka merasakan seseorang wanita memiliki rambut panjang tengah merangkak di tembok rumah sekalian menangis tersedu-sedu. Salah seseorang dari ke-3 client Sarwan mengambil keputusan untuk pergi ke orang pandai. Orang pandai itu merekomendasikan jika baiknya sang client membatalkan transaksi pembelian rumah, karena di kuatirkan wanita memiliki rambut panjang itu akan membahayakan nyawa keluarga si client.
Trisno bingung serta tidak dapat melakukan perbuatan apa-apa. Trisno pada akhirnya menanyakan pada Sarwan. Tetapi Sarwan cuma tersenyum serta tidak menyampaikan apa-apa. Trisno memohon pertolongan rekan-rekan 1 kantor untuk menanyakan, ada apakah di balik pergantian sikap Sarwan serta kenapa client Sarwan mendadak mendapat mimpi yang sama sampai membatalkan transaksi pembelian rumah.
Trisno serta teman-temannya membawa Sarwan makan malam. Rekan-rekannya merayu Sarwan untuk menceritakan. Sesudah ditekan oleh rekan-rekannya, Sarwan pada akhirnya mengakui jika istrinya barusan wafat. Rekan-rekan Sarwan serta Trisno juga iba lihat keadaan Sarwan. Mereka pada akhirnya coba menghibur Sarwan. Malam juga makin larut, rekan-rekan Sarwan mengambil keputusan untuk pulang. Trisno yang tidak tega lihat keadaan Sarwan berinisiatif mengantarkan Sarwan pulang. Trisno memesankan taksi untuk dianya serta Sarwan. Dalam perjalanan pulang, Sarwan mengeluh punggungnya sakit. Trisno coba membantunya, ia mengecek punggung Sarwan. Alangkah terkejutnya Trisno lihat luka yang masih tetap mengucurkan darah fresh di punggung Sarwan. Trisno coba bertanya pada Sarwan apa yang berlangsung pada punggungnya. Tetapi Sarwan masih diam, tidak menjawab.
Sesampainya didalam rumah Sarwan, Trisno menolong memapahnya hingga sampai dalam rumah. Trisno menolong Sarwan merebahkan diri di kamar. Waktu Trisno punya niat untuk pulang, Trisno kaget bukan kepalang, ia lihat figur wanita memiliki rambut panjang yang tengah merangkak di tembok rumah. Wanita itu berupaya mendekati Sarwan serta coba menggigit punggungnya. Trisno juga lari ke luar rumah coba mencari bala pertolongan. Tetapi karena telah malam, lingkungan di seputar rumah telah sepi. Taksi yang ditumpanginya telah pergi. Trisno pada akhirnya kembali pada rumah berupaya mengusir wanita itu. Ia membentaknya serta memerintahnya pergi. Wanita itu juga secara langsung menghilang. Trisno membawa Sarwan untuk keluar rumah mencari taksi serta pergi ke rumah Trisno.
Esok paginya Trisno coba bertanya pada Sarwan tentang wanita itu. Sarwan juga pada akhirnya mengakui jika wanita memiliki rambut panjang itu merupakan istrinya yang wafat bunuh diri. Istrinya geram serta sedih karena Sarwan merajut jalinan gelap dengan beberapa client wanitanya. Sebelum wafat, istri Sarwan bersumpah akan menghantui Sarwan seumur hidupnya. Trisno yang dengar hal tersebut, pada akhirnya coba membawa Sarwan ke orang pandai. Orang pandai menyampaikan jika ia dapat menolong seandainya Sarwan bersedia tidak untuk dekat serta menikah dengan wanita seumur hidupnya, karena arwah istrinya tidak ingin berhenti bergentayangan jika Sarwan masih tetap dapat dekat serta menikah dengan wanita lainnya. Sarwan juga menyepakati prasyarat itu. Sarwan pada akhirnya terlepas dari masalah arwah istrinya. Sekalinya kadang ia masih tetap rasakan nyeri di punggungnya, tetapi istrinya tidak sempat ada didalam rumah maupun di mimpi client Sarwan.
loading...






Tidak ada komentar: