sponsor

Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Trending Video

Nasional

Peristiwa

Kesehatan

» » Menguak Misteri Fakta Dan Mitos Berambut Gimbal di kaki Gunung Merbabu dan Sindoro

Menguak Misteri Fakta Dan Mitos Berambut Gimbal di kaki Gunung Merbabu dan Sindoro - Bagaimana dapat seseorang anak mendadak mempunyai rambut gimbal? Beberapa orang pemula yang berasumsi jika rambut itu dengan menyengaja dibikin seperti artis Bob Marley maupun Mbah Surip. Akan tetapi sebenarnya asumsi itu salah besar. Pasalnya anak memiliki rambut gimbal itu adalah kejadian alami yang termasuk misterius di lokasi daratan Tinggi Dieng dan di lokasi lereng Gunung Merbabu serta Gunung Sindoro (Wonosobo). 

Menguak Misteri Fakta Dan Mitos Berambut Gimbal di kaki Gunung Merbabu dan Sindoro

Penduduk ditempat meyakini jika anak memiliki rambut gimbal itu tidak lah mendapatkan hukuman atau sumpah. Justru demikian sebaliknya, beberapa orangtua yang anaknya memiliki rambut gimbal terasa mendapatkan rahmat atau anugerah dari beberapa dewa. Beberapa orangtua itu juga bersukur jika anaknya itu adalah titipan dewa karena adalah keturunan sang dewa. Oleh karenanya, orangtua anak memiliki rambut gimbal akan memberikan perhatian ekstra pada anaknya. Dengan begitu apa pun keinginan sang anak akan dituruti, hingga tidaklah heran bila anak yang memiliki rambut gimbal memang lebih manja dibanding anak yang lain yang tidak gimbal. Bukan sekedar itu, umumnya anak memiliki rambut gimbal ini dapat lebih tahan dengan beberapa penyakit. Cuma saja saat malam jumat, anak memiliki rambut gimbal ini kerap rewel di banding anak-anak yang lain. Meskipun sebetulnya anak memiliki rambut gimbal ini tidak mempunyai ketidaksamaan dengan anak normal yang lain, senang bermain serta lakukan pekerjaan keseharian. 

Sebetulnya anak memiliki rambut gimbal ini, waktu lahirnya sama dengan anak yang lain. Di mana timbulnya rambut gimbal itu umumnya saat sang anak berumur setahun. Timbulnya rambut gimbal juga tidak dibarengi tanda-tanda spesifik. Pergantian rambutnya juga berlangsung dengan mendadak. Dapat diucapkan waktu akan tidur rambutnya masih tetap normal, akan tetapi saat bangun tidur mendadak rambutnya telah jadi gembel. Anak yang memiliki rambut gimbal itu juga kerap membersihkan rambut, akan tetapi tidak menyisir serta dipotong. Pasalnya saat dipotong belumlah pas saatnya, jadi anak memiliki rambut gimbal akan mudah sakit-sakitan serta rambutnya akan tumbuh gimbal lagi. Serta yang lebih ngeri, saat rambut gimbal belumlah waktunya dipotong ada keyakinan jika keluarganya akan alami satu bencana. 

Rambut gimbal itu bisa di hilangkan saat sang anak yang memintanya sendiri. Umumnya sang anak akan ajukan satu keinginan pada orang tuanya yang perlu dipenuhi. Kadang apakah yang disuruh sang anak memiliki rambut gimbal cukuplah remeh cuma suatu mainan atau makanan, akan tetapi ada pula keinginan yang memberatkan orangtua nya. Ada suatu narasi jika dulunya ada pula anak yang memiliki rambut gimbal yang membuat keinginan untuk memotong kepala ayahnya. Tentulah hal itu tidak dikerjakan oleh orang tuanya, akan tetapi selanjutnya anaknya lah yang memiliki rambut gimbal itu yang wafat. 

Saat keinginan sudah dipenuhi dengan orang tuanya, untuk dapat menghilangkan rambut gimbal dengan selesai, orang tuanya mesti membuat acara ruatan. Di mana dalam upacara itu ada sesaji sebagai suatu pemohonan panduan serta keselamatan buat perjalanan hidup yang anak. Untuk membuat acara ruwatan itu memang memerlukan cost yang banyak. Hingga tidaklah heran, diwilayah Dieng untuk lakukan ritual potong gombak itu berbarengan. Pasalnya ritual potong gombak itu memerlukan uang yang banyak. Untuk melakukan ritual itu, orangtua mesti mempersiapkan beberapa sesaji seperti Kambing, Ayam, telur serta beberapa pagelaran seni. 

Dalam ritual potong gombak anak memiliki rambut gimbal dengan diawali meminta ijin pada sang maha kuasa untuk memotong rambut. Lalu sang dukun akan mencukur habis rambut si anak memiliki rambut gimbal. Hal itu mempunyai tujuan untuk bersihkan lahir serta batin dari dampak jahat. Rambut yang sudah dipotong dikasih mantra serta dilarung. Tentulah sampai sekarang ini belumlah ada riset ilmiah atau medis yang dapat menunjukkan bagaimana hal itu dapat berlangsung. Akan tetapi buat pakar antropolo hal itu adalah satu hal yang berharga buat kebudayaan indonesia yang dapat dipertahankan atau jadi kemampuan pariwisata.

loading...
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply