Menguak Kisah Legenda Misteri Senjata Kuno Penakluk Negeri Tanpa Melukai - Bicara permasalahan senjata paling hebat, tentulah kita berpikir mengenai ketajaman, serta ledakan. Hampir semua tentu terkait bagaimana senjata itu dapat melepaskan nyawa sang lawan. Akan tetapi kenyataannya, senjata terbaik tidak selamanya tinggalkan luka. Bahkan juga, senjata itu telah dapat mengalahkan gerombolan rmanusia, bahkan juga satu kerajaan. Ini merupakan sejumlah senjata terbaik tanpa tinggalkan luka yang terangkum dalam sejumlah cerita nusantara.

Keris
Senjata terbaik tanpa melukai yang pertama merupakan keris. Disaksikan dari struktur serta bahan, keris sebetulnya kurang demikian efisien jika dipakai dalam berperang. Tidak hanya jangkauan kurang panjang, senjata itu juga susah untuk ditajamkan. Jikalau disabetkan pada lawan, dampak yang diakibatkan kuranglah mematikan jika tidak tembus ke organ terpenting. Ucap saja Ken Arok sukses membunuh pembuat kerisnya. Karena, Ken Arok sukses menancapkan keris dari dada sampai tembus serta memecahkan batu sandaran di belakang korban.
Namun, keris menaruh legitimasi kekuasaan. Siapa saja memegang keris dari Ken Arok itu, jadi ia memiliki hak menjabat menjadi raja. Untuk masalah kecil juga, keris juga dapat membuat lawan keder. Masalahnya keris merupakan jati diri. Kehadiran keris di satu tempat, sama seperti kehadiran sang pemilik. Akhirnya, siapa saja yang membawa keris orang terpenting, sama seperti menggenggam izin untuk lakukan apa pun.
Pedang Excalibur
Pedang satu ini datang dari negeri ratu Elizabeth. Dikisahkan senjata terbaik tanpa tinggalkan luka itu tertancap diatas batu serta siapa saja belumlah dapat mencabutnya. Karena sangat lamanya, pedang itu juga mulai dikonsumsi korosi. Meski begitu, siapa saja yang dapat mencabut pedang Excalibur, Excalibor, atau Caliburn, nantinya ia bisa menjadi seseorang raja Inggris. Benar saja, pemuda bernama Arthur dapat mencabutnya. Menurut beberapa sumber, Arthur muda merupakan keturunan raja yang sudah menancapkan pedang itu. Karena masalah politik, Arthur mesti diasingkan serta lupa latar belakangnya yang nyatanya merupakan seseorang pangeran. Walau pedang yang satu ini dipandang lapuk serta belumlah terasah. Nayatanya, satu negeri secara langsung menyimpan hormat pada King Arthur.
Cupu Manik Astagina
Senjata ampuh tanpa tinggalkan luka yang satu ini begitu populer didunia pewayangan ala jambudwipa. Bahkan juga kemampuannya juga melahirkan banyak kesatria lahir dari sumpah Resi Gotama. Tiga salah satunya merupakan Resi Subali, Panglima Sugriwa, serta Kesatria Hanuman. Cupu Manik Astagina ini merupakan benda dari kahyangan serta memiliki keampuhan untuk lihat hari esok serta menunjukkan deskripsi surga. Walau benda ini tidak memiliki bagian tajam seperti senjata, akan tetapi begitu mematikan jika dipegang oleh orang spesifik. Pemilik asli benda ini sebetulnya merupakan Batara Surya serta benda itu jatuh ke bumi lewat Dewi Windradi atau nenek dari Hanuman.
Cincin Stempel
Cincin dalam cerita lama adalah jati diri seseorang raja. Bahkan juga untuk mengalihkan cincin itu dari satu kota ke ruang lainnya, mereka mesti mengamatinya benar-benar. Dikahawatirkan, lingkaran itu akan jatuh ke pihak tidak bertanggungjawab. Semua ketetapan atau ketentuan bisa menjadi resmi jika memiliki cap dari cincin itu. Itu kenapa, sang raja tetap mengenakannya di jari telunjuk. Dengan begitu, ketetapan terpenting betul-betul diakukan serta disahkan secara langsung olehnya.
Mahkota
Tidak hanya cincin menjadi senjata terbaik tanpa tinggalkan luka, mahkota juga jadi perkakas jati diri sang raja. Jika seorang mengenakannya diatas kepala, jadi beberapa jendral serta jajarannya akan mentaati perintah. Hal itu memang seperti mustahil, cuma saja, ketentuan kerajaan terdahulu merupakan demikian. Mengakibatkan, dilantik maupun tidak, pemakai mahkota merupakan raja yang resmi pada suatu kerajaan.
loading...






Tidak ada komentar: