Menguak Cerita Mistis Keangkeran Hutan Gumitir Jawa Timur - Gunung Gumitir merupakan gunung yang terdapat di lokasi perbatasan pada kabupaten Jember dengan kabupaten Banyuwangi. Di gunung gumitir ada rimba Gumitir yang populer dengan narasi mistis di dalamnya. Rimba Gumitir menaruh narasi misteri riil. Sebagian orang telah membuktikannya. Mereka alami sendiri keangkeran dari jalan yang melewati Rimba Gumitir. Artikel ini akan membahas mengenai narasi misteri yang riil serta tersebar di jalan yang melewati Rimba Gumitir.

Pasar Misterius di Jalan Rimba Gumitir Jawa Timur
Narasi misteri riil ini dihadapi oleh seseorang yang tengah dalam perjalanan pulang ke jember serta melalui jalan Gumitir. Devi serta keluarga tengah dalam perjalanan pulang dari Banyuwangi menuju Jember. Devi melalui jalan Gumitir seputar jam 01. 00 pagi hari. Waktu melalui jalan Gumitir, di selama jalan, Devi lihat suatu pasar kecil. Terdapat beberapa penjual serta konsumen yang berada di pasar itu. Devi serta keluarga mengambil keputusan berhenti untuk mencari makanan di pasar itu. Devi beli kacang kulup. Sesampainya didalam rumah, devi buka kacang kulup yang ia beli. Waktu di buka, Devi secara langsung terperanjat saat itu juga, karena kacang kulup yang ia beli sudah menjadi kembang 7 warna. Kyai Aburrohman Lutfi, seseorang pengasuh pondok pesantren Raudlatul Ulum Suren menyampaikan jika apa yang dihadapi Devi serta keluarganya merupakan suatu yang mungkin berlangsung, karena jika dilihat dari sisi agama, makhluk jin itu memang benar ada.
Konon, jalan Gumitir memang seringkali dihubungkan dengan kerja paksa pada zaman Belanda yang mengonsumsi banyak korban jiwa. Beberapa pekerja kelaparan sampai wafat karena tidak mendapat gaji serta istirahat yang cukuplah. Jalan Gumitir juga adalah tempat pembuangan mayat anggota PKI. Jenazah anggota PKI dibuang serta ditebar di sejumlah tempat di seputar jalan Gumitir.
Patung seseorang wanita penari Gandrung, tari tradisionil Banyuwangi meningkatkan narasi mistis yang riil di Jalan Gumitir. Tempat tangan dari patung penari Gandrung dapat beralih tempat dengan sendirinya. Waktu pagi sampai sore, pergerakan tangan patung penari Gandrung ke arah ke atas, tetapi saat telah malam, tempat tangan patung penari Gandrung menjadi agak bawah. Sebagian orang menyampaikan jika patung penari Gandrung di Jalan Gumitir memang dijaga oleh seseorang makhluk halus. Makhluk halus yang berjaga berlainan wujudnya, terkadang berwujud seperti anak kecil, terkadang berwujud seperti wanita dengan rambut panjang serta menggunakan kebaya. Banyak orang yang kesurupan waktu melalui patung penari Gandrung.
Menurut legenda, nama Gumitir datang dari cerita Damar Wulan. Damar Wulan merupakan tukang kebun yang mempunyai senjata sakti. Damar wulan membunuh serta memenggal kepala dari adipati kerajaan Blambangan, menak jinggo. Karena sudah membunuh adipati kerajaan Blambangan, damar Wulan pada akhirnya dibunuh. Tetapi, damar wulan sukses dihidupkan kembali oleh seseorang pertapa. Gunung tempat dihidupkannya damar Wulan itu bernama Gunung Gumitir.
Narasi Angker di Wisma Gumitir
Narasi misteri yang riil tidak cuma ada di jalan Gumitir. Wisma Gumitir, bangunan yang berdiri kuat bagian kanan jalan Gumitir, juga menaruh narasi misteri. Banyak tamu yang bermalam di wisma Gumitir dikerjai oleh makhluk halus. Tamu – tamu di wisma kerap dengar nada aneh sampai lihat penampakan noni-noni Belanda. Pintu wisma Gumitir terkadang terbuka sendiri walau telah terkunci dengan rapat. kamar yang teratur rapi juga mendadak berantakan dengan sendirinya, walau sebenarnya tidak ada tamu yang bertandang ke wisma. Saat ini wisma Gumitir terlihat sepi serta tidak tertangani karena keangkerannya. Demikian narasi misteri riil di Jalan serta Wisma Gumitir. Jika anda melalui jalan Gumitir, janganlah lupa berdoa serta tetap melindungi sopan santun.
loading...






Tidak ada komentar: