sponsor

Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Trending Video

Nasional

Peristiwa

Kesehatan

» » » Mengerikan! Sosok Misterius Bernama Serimol Di Tanggamus Lampung Yang Sering Menghantui Warga

Mengerikan! Sosok Misterius Bernama Serimol Di Tanggamus Lampung Yang Sering Menghantui Warga - Lampung merupakan salah satunya propinsi di Indonesia. Propinsi Lampung terdiri atas 15 kabupaten serta kota. Tanggamus merupakan salah satunya kabupaten di Propinsi Lampung. Tanggamus menaruh banyak tempat wisata yang menarik, seperti Gunung Tanggamus, Air Terjun Lamuran, Air Terjun Way Lalaan serta ada banyak lagi. Tidak cuma tempat wisata, kabupaten Tanggamus juga menaruh narasi misteri di dalamnya. Narasi ini merupakan narasi mengenai makhluk pengghuni rimba di Lampung serta Narasi Misteri di Bendungan Batu Tegi 

Mengerikan! Sosok Misterius Bernama Serimol Di Tanggamus Lampung Yang Sering Menghantui Warga

Orang-orang di Lampung, terutamanya orang-orang Tanggamus kenal figur misterius bernama Serimol. Serimol merupakan manusia berupa 1/2 monyet. Serimol kerap ada di dalam rimba di Tanggamus Lampung. Serimol mempunyai tinggi seputar 120 cm. Meskipun serimol pendek, tetapi Serimol mempunyai kemampuan yang Kemampuan Serimol sama juga dengan kemampuan 10 lelaki dewasa. Serimol kerap dimaksud makhluk kriptid. Makhluk kriptid merupakan makhluk yang belumlah bisa dibuktikan kebenarannya dengan cara ilmiah. Serimol mempunyai kaki dengan ciri tumit menghadap mengarah depan. Kaki serimol dipakai untuk mengecohkan hewan lainnya yang berupaya mencari jejaknya. Kaki serimol juga dipakai untuk mendaki rimba yang curam. 

Pada zaman dulu, orang-orang Tanggamus kerap alami peristiwa ganjil tiap-tiap menebang pohon. Misalnya, orang-orang Tanggamus menebang pohon hari ini serta hingga sampai sore hari penebangan yang dikerjakan belumlah usai, mereka mengambil keputusan pulang untuk beristirahat serta meneruskan kegiatan menebang pohon keesokan hari. Nyatanya esok harinya waktu mereka hadir ke tempat yang tempo hari, tetap ada sisa tebangan pohon baru. Perbuatan ini diduga menjadi perbuatan Serimol. Serimol sering mencermati kegiatan orang-orang Tanggamus yang tengah menebang pohon serta menduplikat kegiatan itu sesudah orang-orang Tenggamus pulang ke tempat tinggalnya semasing. 

Orang-orang Tanggamus coba tangkap Serimol dengan menempatkan perangkap. Satu diantara warga Tanggamus berpura-pura menangkap lehernya dengan tali yang telah terikat dari pohon serta melompat ke bawah. Serimol yang mengawasi warga Tanggamus dari jauh juga memerhatikan dengan cermat. Malamnya, sesudah warga Tanggamus pulang ke rumah semasing, Serimol hadir ke tempat awal yang dipakai warga Tanggamus untuk bekerja. Serimol mengikuti apa yang dilihatnya yang tadi, yakni menggantungkan lehernya dengan tali lalu melompat. Esok harinya, warga yang kembali hadir untuk bekerja juga melihat sendiri bagaimanakah Serimol bergantung diatas pohon. Warga Tanggamus juga menurunkannya serta coba menangkapnya. Tetapi, Serimol secara langsung memberi perlawanan seru. Serimol keluarkan cakar-cakarnya untuk melawan warga Tanggamus. Serimol pada akhirnya sukses melarikan diri serta warga Tanggamus kembali tidak berhasil tangkap Serimol. Hingga sampai sekarang ini belumlah ada kejelasan bagaimanakah lanjutan hidup Serimol. apakah masih tetap berkeliaran di rimba Lampung atau telah punah 

Tanggamus juga menaruh narasi misteri lainnya. Narasi ini terdapat di Bendungan Batu Tegi. Bendungan Batu Tegi populer menjadi tempat yang mistis serta angker. Hampir setiap tahun, tetap ada orang-orang yang meninggal waktu liburan di Bendungan Batu Tegi. Bendungan Batu Tegi berubah menjadi tempat yang angker, karena ketika awal pembangunannya, Bendungan Batu Tegi sudah menelan 13 korban jiwa. 13 orang meninggal disebabkan tertimpa bangunan terowongan yang rubuh waktu awal pembangunan bendungan. Tewasnya 13 orang yang disebut pekerja bendungan tidak terlepas dari narasi mistis. Ada pekerja bendungan yang lihat figur buaya putih di seputar ruang project sebelum saat meninggal. Tetapi anehnya sesudah terowongan itu rubuh, tidak ada orang yang lihat buaya putih di seputar bendungan. Hingga sampai sekarang ini, warga ditempat di seputar Bendungan masih tetap kerap dengar rintihan serta teriakan beberapa korban yang memohon tolong. Nada itu dipercaya menjadi nada korban yang meninggal waktu terowongan rubuh. Anda yang punya niat berkunjung ke Bendungan Batu Tegi, baiknya waspada serta melindungi sopan santun waktu bertandang untuk menghargai arwah korban yang sudah meninggal tertimpa terowongan ketika pembangunan Bendungan Batu Tegi.

loading...
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply