sponsor

Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Trending Video

Nasional

Peristiwa

Kesehatan

» » Kisah Dan Fakta Bikin Merinding Terror Sundel Bolong Nyata Yang Di Filmkan

Kisah Dan Fakta Bikin Merinding Terror Sundel Bolong Nyata Yang Di Filmkan - Terror Sundel Bolong adalah salah satunya narasi misteri yang tersebar di Indonesia. Narasi misteri ini memvisualisasikan tentang seseorang wanita yang berrambut panjang, memakai baju putih serta mempunyai punggung berlubang. Waktu hantu sundel bolong memperlihatkan diri, hantu ini akan tampak mengerikan, karena organ badan dalam perut wanita itu akan tampak jelas. 

Kisah Dan Fakta Bikin Merinding Terror Sundel Bolong Nyata Yang Di Filmkan

Berdasar pada narasi yang menyebar di kelompok orang-orang, terror sundel bolong digambarkan menjadi penampakan dari wanita yang diperkosa lalu wafat serta pada akhirnya melahirkan bayi dalam pendam. Wanita ini suka menculik bayi atau anak kecil untuk menukar bayinya yang sudah wafat dalam pendam. Sundel bolong akan berhenti lakukan terror sesudah bisa membalaskan dendam pada pria yang sudah memperkosanya 

Sebagian orang menyangka jika narasi terror sundel bolong disebarkan supaya wanita tidak berjalan sendirian di pedesaan pada malam hari supaya terlepas dari masalah lelaki yang mempunyai kemauan jahat, yakni memperkosa. Narasi ini dapat memberi pelajaran supaya menjadi manusia, kita tidak diijinkan untuk lakukan hal yang bertentangan dengan etika seperti memperkosa serta menghilangkan nyawa seseorang 

Film Terror Sundel Bolong di Indonesia 

Di Indonesia, Terror Sundel Bolong sudah diangkat 2x jadi film. Film yang pertama merupakan film garapan sutradara Sisworo Gautama Putra. Film ini di bintangi oleh artis senior yang tengah naik daun pada saat itu, seperti Suzanna, Rudy Salam, Barry Sempurna serta Him Damsyik. Film ini menceritakan Alisa, seseorang wanita yang diperkosa oleh entrepreneur butik. Pemerkosaan ini membuat Alisa hamil serta mengambil keputusan untuk bunuh diri dengan gantung diri di kamar mandi. Arwah alisa juga gentayangan. Alisa yang sudah menjelma jadi sundel bolong berupaya membalaskan dendam pada entrepreneur butik yang memperkosanya. Tidak cuma memberi dampak menegangkan buat penontonnya, film ini dapat dibalut dengan unsur komedi terutamanya waktu arwah Alisa bergentayangan serta mengganggu masyarakat seputar. 

Film ke-2 merupakan film karya sutradara Hanung Bramantyo. Film ini tampil di Bioskop Indonesia tahun 2007. Film ini menceritakan mengenai penari ronggeng bernama Imah yang mempunyai impian untuk berhenti jadi penari ronggeng. Imah serta suaminya mengambil keputusan untuk geser ke desa lainnya (banjar). Di desa itu, Sarpah, suami imah bekerja di kebun teh punya Danapati, seseorang psikopat. Semenjak Imah serta Sarpah tinggal di dusun itu, banyak masyarakat desa yang tidak suka akan kehadiran mereka, alasannya merupakan karena penari ronggeng merupakan wanita yang suka merayu lelaki. Peristiwa jelek tidak berhenti menerpa imah serta Sarpah. Danapati, bos dari Sarpah nyatanya suka pada Imah serta berupaya untuk memperkosa Imah. Selain itu, di Sindangsari (daerah tempat Imah berasal) serta Banjar, warga banyak temukan mayat korban pembunuhan dengan punggung berlubang. Waktu warga tengah dirundung aktivitas mencari aktor pembunuhan, terror Sundel Bolong kembali ada serta mengakibatkan kondisi makin mengerikan. Film garapan Hanung ini di bintangi oleh artis papan atas seperti Uli Auliani, Jian Batari, Baim serta Tio Pakusadewo. 

Terror Sundel Bolong di Suramadu 

Tidak cuma di Film, Terror Sundel Bolong ada juga didunia riil. Diambil dari salah satunya website berita on-line, ada warga yang lihat penampakan sundel Bolong di Jembatan Suramadu di seputar pintu masuk serta pintu keluar Suramadu. Warga seringkali lihat wanita memiliki rambut panjang serta kenakan pakaian putih di tol itu. Tiap-tiap setahun sekali, warga di sekita suramadu lakukan doa bersama dengan untuk meminimalkan ada peristiwa yang kurang mengenakkan.

loading...
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply