Fakta Menarik, Jangan Membaca Cerita Mistis Pocong Congculi Ini Kalo Nggak Punya Nyali, Dijamin Susah Tidur! - Cerita mistis di Indonesia memang tetap ada dari waktu ke waktu. Walau sekarang ini sudah dinobatkan menjadi jaman tehnologi moderen serta mutakhir sekalinya narasi mistis masih berkembang. Sebagian orang tidak yakin akan hal mistis seperti ini, tetapi tidak dikit yang masih tetap meyakini kehadiran mereka. Bangsa lelembut memang tidak bisa disaksikan, akan tetapi kadang kita bisa rasakan kedatangan mereka. di antara jumlahnya narasi horor, narasi mistis pocong congculi tidak cuma membuat bulu kudung merinding. Pasalnya pocong ini sering menghantui serta meneror penduduk. seperti apakah kisahnya? Baca selanjutnya!

Pocong Congculi
Ada sebabnya tentu ada karena, hal seperti ini begitu mutlak berlangsung kan? Bahkan juga dalam soal makhluk halus sekalinya. Apakah sebetulnya pemicu teror pocong congculi ini bisa berlangsung? Sebetulnya ‘congculi’ ini adalah suatu singkatan dari dari bhs Jawa ‘poCONGku di uCULI’. Yang berarti ‘tali pocongku dilepaskan’. Disebuah desa daerah Temanggung sudah sempat berlangsung cerita riil teror pocong cungli. Sekarang ini ada seseorang pemuda ucap saja namanya Kencik, wafat karena terlindas truck. Badannya juga jelas tidak berupa lagi, serta semua proses memandikan serta mengkafani dikerjakan oleh pihak rumah sakit.
Tanpa menanti lama, keluarga secara langsung mensholati serta mengkebumikan Kencik. Dalam agama Islam saat mengkebumikan mayat, tali pocong mayat mesti dilepaskan. Namun waktu itu Pak Modin yang bekerja melepas tali pocong lupa melepas tali pocong mayat Kencik. Siang bertukar malam, situasi desa sudah lengang, begitu juga tempat tinggal pak Modin. Disinilah narasi mistis pocong congculi berawal.
Teror Pocong Congculi
Di tengah malam sunyi nan sepi, pak Modin dikagetkan oleh ketukan pintu rumah yang cukuplah keras. ‘Din… Modin…’ tanpa terbersit perasaan berprasangka buruk Pak Modin secara langsung membukakan pintu, akan tetapi dia tidak merasakan seseorang juga dimuka tempat tinggalnya. Diapun berbalik serta tutup pintu. belum beranjak, pintu kembali diketuk. Serta tidak ada seseorang juga dari sana, terasa dikit geram pak Modin berkata ‘Eh sopo yo seng mbedo! ojo guyon mbengi-mbengi, iki wayahe wong turu! ’ (eh siapa ya yang ngerjain! Janganlah bercanda malam-malam, ini saatnya orang tidur).
Mendadak pak Modin dibikin gemetar serta ketakutan karena disebelahnya ada pocong sekalian selalu berkata ‘congculi din.. congculi din.. ’ dia selekasnya lari masuk dalam rumah tanpa berkata sepatah katapun. Esok harinya pak Modin tidak bercerita hal itu pada siapa saja. Akan tetapi tiap-tiap larut malam tidur pak Modin tidak lagi tenang. Malam selanjutnya bukan pak Modin yang jadi tujuan teror, akan tetapi Marno sahabat karib Kencik.
Dari malam ke malam narasi mistis riil hantu podong congculi bergantian meneror masyarakat tidak kecuali keluarganya sendiri. serta membuat masyarakat desa takut keluar rumah selepas magrib. Selepas magrib situasi desa lebih sepi dari umumnya. Masyarakat yang shalat di Masjid makin dikit, sampai membuat heran pak Kyai. Wargapun bercerita apakah yang dihadapi pak Modin, Marno serta masyarakat yang lain mengenai teror congculi.
Dengar narasi itu, sang kyai berdialog bersama dengan masyarakat serta keluarga Kencik untuk membuka makamnya. Esok harinya pak Kyai bersama dengan masyarakat kembali membuka makam Kencik. Serta merasakan tali pocongnya memanglah belum dilepaskan. Selepas itu tidak berlangsung lagi teror pocong itu. tetapi teror itu masih tetap begitu membekas buat masyarakat.
Sesudah tali pocong dilepaskan serta makam dirapikan kembali masyarakat terasa lega karena teror congculi tidak akan berlangsung lagi. Narasi mistis pocong congculi ini memberi pelajaran buat semua masyarakat desa supaya tidak lupa melepas tali pocong mayat. Keadaan desapun kembali tentram seperti yang lalu.
loading...






Tidak ada komentar: